• About
  • Redaksi Macca News
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
MACCA NEWS
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI/Polri
  • Ragam
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI/Polri
  • Ragam
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Kriminal
No Result
View All Result
MACCA NEWS
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI/Polri
  • Ragam
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Kriminal
Home Sulbar Mamasa

Workshop Bersinergi Mewujudkan Pembangunan Inklusif Desa/Negeri Di Kota Ambon.

Macca News by Macca News
Oktober 12, 2022
in Mamasa
0
Workshop Bersinergi Mewujudkan Pembangunan Inklusif Desa/Negeri Di Kota Ambon.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ambon Kilas Indonesi.Com

Maluku – KilasIndonesia.com, Sebanyak 5 Camat, 15 Desa dan Negeri , Ketua Saniri dan perwakilan masyarakat dari 15 Desa masing-masing desa terdiri dari 3 orang mengikuti Workshop bersinergi mewujudkan pembangunan inklusif di desa/ negeri di Kota Ambon yang bertempat di Aula lantai 1 Hotel Amaris, Selasa (11/10/22).

Baca Juga

Nakes demo badan pengelolah keuangan Daerah Mamasa

Warga Binaan Lapas kelas III Mamasa Meninggal

Dinas Kesehatan Pangan Lakukan Sosialisasi,Gerakan Edukasi Dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk siswa Genius

Kepala Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Masyarakat Dan Desa (DP3AMD) Kota Ambon, Meggy Lekatompessy SSTP, M.Si, dikesempatan ini menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan sesuatu yang baik, artinya bagaimana peningkatan partisipasi masyarakat sebenarnya karena pembangunan di kota ini, dan
lewat pemerintah saja tidak cukup tapi bagaimana dukungan sosial dari masyarakat itu menjadi bukti apalagi di mulai dari level desa dan negeri.

“Jadi kerja-kerja bersama saat ini lebih khusus soal bagaimana nantinya kelompok kerja untuk di desa dan negeri menjadi kekuatan sosial kembali, sehingga diharapkan dan dihasilkan juga data yang lebih akurat dimana lewat data itu ada perencanaan kegiatan yang bisa diakomodir untuk tahun depan dalam menjawab masalah-masalah di desa dan negeri skala kewenangan desa, ” ujarnya.

Lekatompessy berharap, bahwa desa dan negeri menjadi suport keberhasilan dari pemerintah kota terutama dalam usaha pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak ataupun ketika kejadian kasus yang terjadi penanganannya seperti apa, penanganan terhadap kelompok disabilitas ataupun kelompok rentan lainnya yang dilakukan oleh desa, dalam hal ini masyarakatnya menjadi sangat penting karena desa atau masyarakat lebih mengetahui permasalahannya dan punya kemampuan seharusnya untuk menyelesaikan masalah untuk di desa dan negeri, pungkasnya.

Adapun Kegiatan workshop ini dibuka oleh PJ. Walikota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si dan dihadiri oleh Direktur Yayasan Bhakti, Program Manager Rumah Generasi, Pimpinan SKPD DP3AMD, Bappeda Litbang, Dinkes, Dinas pendidikan, Dinsos, Capil, Disnaker, Dinas Pariwisata, Dispora, Dinas kearsipan, dan beberapa SKPD yang terkait dan bertindak sebagai narasumber, beserta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pj.Walikota Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si mengatakan pihaknya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan ini, untuk mengatasi Angka kemiskinan, ketidaksetaraan dalam mempromosikan kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan untuk memajukan keseteraan gender disabilitas dan inklusif sosial, yang mana program inklusi ini berfokus pada penghapusan kekerasan yang didasarkan pada kondisi kekerasan terhadap perempuan/anak, pemenuhan hak disabilitas dan kelompok rentan lainnya, tuturnya.

Selanjutnya Wattimena berharap melalui kegiatan ini, pembangunan yang inklusif pada desa/ negeri di lingkup Pemkot dapat terintegrasi dan bagi perangkat desa/negeri juga masyarakat yang turut mendukung program kegiatan ini seperti langkah yang diambil oleh Rumah Generasi-Bhakti adalah tindakan untuk mendukung Pemkot, terangnya.

Sementara itu, Direktur Bhakti M Yusran laitupa, juga mengatakan workshop ini bertujuan memastikan bahwa proses pembangunan tepat sasaran serta membangun kesadaran kritis dari kelompok konstituen/masyarakat sebagai Mitra yang pembangunan inklusif di desa/negeri, supaya kelompok konstituen bisa menjadi support bagi pemerintah dengan menyediakan data yang akurat dan terukur, tandasnya.

Alan.Muskitta/Dar

Previous Post

Mentri Pariwisata Sandiaga Uno Kunjungi Mamasa.

Next Post

Puncak Acara HUT Ke-23 Kab Boru Sukses di Gelar.

Macca News

Macca News

Related Posts

Nakes demo badan pengelolah keuangan Daerah Mamasa
Mamasa

Nakes demo badan pengelolah keuangan Daerah Mamasa

Oktober 30, 2023
Warga Binaan Lapas kelas III Mamasa Meninggal
Mamasa

Warga Binaan Lapas kelas III Mamasa Meninggal

Oktober 29, 2023
Dinas Kesehatan Pangan Lakukan Sosialisasi,Gerakan Edukasi Dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk siswa Genius
Kesehatan

Dinas Kesehatan Pangan Lakukan Sosialisasi,Gerakan Edukasi Dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk siswa Genius

Oktober 20, 2023
Next Post
Puncak Acara HUT Ke-23 Kab Boru Sukses di Gelar.

Puncak Acara HUT Ke-23 Kab Boru Sukses di Gelar.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Media Macca News

Recent News

PWMOI: Putusan MK Lindungi Wartawan dari Kriminalisasi Karya Jurnalistik

PWMOI: Putusan MK Lindungi Wartawan dari Kriminalisasi Karya Jurnalistik

Januari 20, 2026
Indikasi Ketidaksesuaian Dana BOS SMPN 2 Suli 2025, Kejari Luwu Diminta Turun Tangan

Indikasi Ketidaksesuaian Dana BOS SMPN 2 Suli 2025, Kejari Luwu Diminta Turun Tangan

Januari 17, 2026
  • About
  • Redaksi Macca News
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 Maccanews.com

No Result
View All Result

© 2025 Maccanews.com